5+ Film Indonesia Bergenre Romantis Paling Terbaik Sepanjang Masa

Film yang bergenre romantis adalah film yang banyak disukai oleh orang termasuk saya sendiri. Bagaimana tidak, disaat saya menonton film yang bergenre otomatis saya selalu terbawa akan suasana terhadap film itu sendiri. Dan film bergenre romantis ini akan lebih baik lagi di tonton berdua dengan sang kekasih pujaan hati anda karena rata-rata film bergenre romantis ini selalu memiliki akhir yang sangat membahagiakan.

Di negara Indonesia kita ini, film bergenre romantis adalah jenis genre film yang paling banyak digemari sesudah film bergenre horror. Bahkan film-film yang akan kami rekomendasikan kepada anda adalah film yang telah mencapai jutaan penontonnya. 


1. Ada Apa Dengan Cinta

Mengenai Film Ada Apa Dengan Cinta


Ada Apa dengan Cinta adalah sebuah film romantis Indonesia karya Rudi Soedjarwo yang dirilis pertama kali pada tanggal 7 Februari 2002 dan dibintangi Nicholas Saputra dan Dian Sastrowardoyo. Film ini dirilis menyusul film berjudul Petualangan Sherina yang booming terlebih dahulu. Lagu tema Ada Apa dengan Cinta yang dinyanyikan oleh Melly Goeslaw dan Eric menjadi hits, dan pengambilan gambar dilakukan di beberapa lokasi di kecamatan Gambir, kecamatan Menteng, Kota Jakarta Pusat dan Kecamatan Kebon Jeruk.

Film ini meraih sukses besar di Indonesia dan bersama film Petualangan Sherina (2000) menandai kebangkitan kembali dunia perfilman Indonesia. Ada Apa dengan Cinta juga ditayangkan di berbagai negara termasuk Malaysia, Brunei, Filipina dan Singapura.

Sinopsis Ada Apa Dengan Cinta

Cinta (Dian Sastrowardoyo) dan keempat temannya yakni Alya (Ladya Cherill), Carmen (Adinia Wirasti), Maura (Titi Kamal) dan Milly (Sissy Priscillia) adalah siswa SMA pengurus mading di sekolahnya. Lebih dari itu mereka bersahabat dengan prinsip masalah salah satu diantara kita adalah masalah kita semua, musuh salah satu diantara kita adalah musuh kita semua. Persahabatan mereka tidak main–main, kapanpun mereka siap membantu satu sama lain bila ada masalah yang menimpa. Cinta bahkan membuat puisi tentang persahabatan mereka berjudul "Aku ingin bersama selamanya" yang ia ikutkan juga pada lomba puisi di sekolahnya.

Persahabatan mereka diuji kala Cinta menyukai Rangga (Nicholas Saputra). Bermula dari menangnya Rangga pada lomba puisi yang biasanya dimenangkan Cinta, Cinta yang merupakan pengurus mading tersinggung karena Rangga tidak pernah mengirim karya puisinya. Ia berfikir Rangga tidak pernah menganggap mading sekolah ada. Ketersinggungan Cinta bertambah saat Rangga menolak wawancara yang akan ia lakukan untuk mengisi profil pemenang lomba puisi di sekolahnya itu. Rangga menganggap ia tidak pernah mengikuti lomba puisi itu apalagi memenanginya.

Cinta menceritakan kegeramannya dan ditanggapi serius oleh keempat sahabatnya. Carmen yang tomboy bahkan siap menimpal Rangga namun Cinta menolaknya. Kondisi ini jugalah yang membatalkan Alya membagi masalah tentang kekerasan yang terjadi pada keluarganya kepada Cinta di telfon.

Kegeraman Cinta berakhir saat Rangga mengucapkan terima kasih kepadanya. Berawal dari hilangnya buku Rangga yang berjudul Aku karya Syumanjaya, Cinta yang menemukan buku itu mengembalikannya kepada Rangga. Semenjak kejadian itu mereka menjadi dekat apalagi keduanya sama-sama menyukai puisi.

Kedekatan Rangga mulai mengganggu hubungan Cinta dengan keempat sahabatnya. Cinta datang terlambat ke konser Pas karena sebelumnya jalan-jalan bersama Rangga ke Kwitang tempat membeli buku-buku bekas. Dikesempatan yang lain ketika keempat sahabat Cinta di lapangan basket, Cinta sedang mengunjungi Rangga dan menemaninya memasak.


Puncaknya adalah pada saat Cinta membatalkan janji bertemu keempat sahabatnya. Berkilah pergi berobat ke dokter, Cinta pergi ke café bersama Rangga. Disaat bersamaan Alya yang stress sangat membutuhkan Cinta tetapi dengan alasan yang sama Cinta menolak kedatangan Alya ke rumahnya.
Disaat sahabatnya sedang kesulitan dengan masalah yang menimpa, Cinta berkencan dengan Rangga di sebuah café. Dengan diiringi petikan gitar Cinta membacakan puisi ciptaan Rangga. Puisi kesepian, kesendirian yang ternyata menggambarkan keadaan Alya yang tidak tahan dengan masalah yang membelitnya. Ia mencoba bunuh diri dengan memutus urat nadi ditangannya. Suasana yang sangat kontras dari perinsip persahabatan yang Cinta dengung -dengungkan.

Saat Cinta pulang ia sedih mendengar kabar Alya dirawat di rumah sakit akibat percobaan bunuh diri. Di rumah sakit Maura melarang Cinta bertemu Alya. Ia dan teman - temanya yang lain kecewa karena Cinta telah berbohong. Cinta sangat menyesal dan atas kejadian itu ia menganggap Rangga lah penyebab perubahan dirinya. Cinta lantas meminta Rangga tidak menemuinya. Rangga pun sepakat bahwa ia tidak akan menghubungi Cinta lagi.

Di rumah sakit Cinta berterus-terang pada Alya bahwa ia berbohong dan Alya pun tahu bahwa Cinta berkencan dengan Rangga. Cinta yang saat berkata jujur kepergok teman-teman yang lainnya juga meminta maaf atas kejadian itu. Ia pun menerangkan tidak akan berhubungan dengan Rangga lagi.
Cinta menjadi seorang pelamun, dan ini disadari betul oleh keempat sahabatnya. Setelah di desak akhirnya Cinta mengakui bahwa ia jatuh cinta kepada Rangga. Keempat sahabatnya lantas mendesak Cinta untuk meminta maaf dan mengatakan perasaan Cinta yang sebenarnya kepada Rangga.

Rangga ternyata berencana pindah sekolah ke Amerika bersama Ayahnya. Ia sangat gelisah bahkan hanya untuk sekedar berpamitan kepada Cinta. Atas informasi dari Pak Wardiman, Cinta dan teman- temannya mengetahui rencana Rangga ke Amerika dan mereka lantas menyusul Rangga ke Bandara. Di Bandara Cinta berhasil menemui Rangga dan mengungkapkan isi hati yang sebenarnya. Cinta juga meminta Rangga membatalkan niatnya sekolah di Amerika. Namun Rangga tetap pergi meninggalkan Cinta. Ia memberi Cinta buku yang pada halaman terakhirnya terdapat puisi dengan judul "Ada Apa Dengan Cinta?". Rangga berjanji akan kembali di saat bulan purnama tiba. 

Tokoh dan Penokohan:
  1. Cinta dibintangi oleh Dian Sastrowardoyo yaitu berperan Siswi SMU yang cantik. Memiliki 4 sahabat dekat. Ia selalu menjuarai lomba puisi disekolahnya.
  2. Rangga dibintangi oleh Nicholas Saputra yaitu seorang Laki-laki yang pendiam, cenderung dingin. Menyukai buku sastra lama.
  3. Alya dibintangi oleh Ladya Cherill yaitu Sahabat Cinta yang berasal dari keluarga berantakan. Saat ia mencoba bunuh diri, ayahnya meminta maaf, namun sang ibu memutuskan untuk berpisah dari sang ayah.
  4. Carmen dibintangi oleh Adinia Wirasti yaitu seorang Perempuan tomboy. Ia sangat perhatian pada teman-temannya. Hobi sekali bermain bola basket.
  5. Maura dibintangi oleh Titi Kamal yaitu Sahabat Cinta yang cantik dan agak centil.
  6. Milly dibintangi oleh Sissy Priscillia yaitu Sahabat Cinta yang polos, lugu, dan agak lemot. Tingkahnya selalu mengundang tawa.
  7. Borne dibintangi oleh Fabian Ricardo yaitu seorang Siswa yang menyukai Cinta. Saat ia melihat Rangga dekat dengan Cinta, ia terbakar api cemburu. Ia dan teman-temannya segera mengeroyok Rangga.
  8. Mamet dibintagi oleh Dennis Adhiswara yaitu seorang Laki-laki yang juga menyukai Cinta. Sifatnya yang polos cenderung culun, membuat ia kerap diusili temannya.
  9. Pak Wardiman dibintangi oleh Mang Diman yaitu seorang Penjaga sekolah yang dekat dengan Rangga. Ia yang mengirimakan puisi yang dibuat Rangga.

2. Ayat-ayat Cinta

Mengenai Film Ayat-ayat Cinta


Ayat-Ayat Cinta adalah sebuah film Indonesia karya Hanung Bramantyo yang dibintangi oleh Fedi Nuril, Rianti Cartwright, Carissa Putri, Zaskia Adya Mecca, dan Melanie Putria. Film ini merupakan film religi hasil adaptasi dari sebuah novel best seller karya Habiburrahman El Shirazy berjudul Ayat Ayat Cinta, dan melakukan penayangan perdana pada pertama tahun 2008. Walaupun kisah dalam film dan novel Ayat-Ayat Cinta berlatarkan kehidupan di Kairo, namun proses pengambilan gambar tidak dilakukan di kota itu

Sinopsis Film Ayat-ayat Cinta

Ini adalah kisah cinta. Tapi bukan cuma sekadar kisah cinta yang biasa. Ini tentang bagaimana menghadapi turun-naiknya persoalan hidup dengan cara Islam. Fahri bin Abdillah adalah pelajar Indonesia yang berusaha menggapai gelar masternya di Al-Azhar. Berjibaku dengan panas-debu Mesir. Berkutat dengan berbagai macam target dan kesederhanaan hidup. Bertahan dengan menjadi penerjemah buku-buku agama. Semua target dijalani Fahri dengan penuh antusias kecuali satu: menikah.

Fahri adalah laki-laki taat yang begitu lurus. Dia tidak mengenal pacaran sebelum menikah. Dia kurang artikulatif saat berhadapan dengan makhluk bernama perempuan. Hanya ada sedikit perempuan yang dekat dengannya selama ini. Neneknya, Ibunya dan saudara perempuannya.

Pindah ke Mesir membuat hal itu berubah. Tersebutlah Maria Girgis. Tetangga satu flat yang beragama Kristen Koptik tetapi mengagumi Al-Qur'an, dan mengagumi Fahri. Kekaguman yang berubah menjadi cinta. Sayang, cinta Maria hanya tercurah dalam diari saja.


Lalu ada Nurul. Anak seorang kyai terkenal yang juga mengeruk ilmu di Al-Azhar. Sebenarnya Fahri menaruh hati pada gadis manis ini. Sayang rasa mindernya yang hanya anak keturunan petani membuatnya tidak pernah menunjukkan rasa apa pun pada Nurul. Sementara Nurul pun menjadi ragu dan selalu menebak-nebak.

Setelah itu ada Noura, juga tetangga yang selalu disiksa Ayahnya sendiri. Fahri berempati penuh dengan Noura dan ingin menolongnya. Sayang hanya empati saja. Tidak lebih. Namun Noura yang mengharap lebih. Dan nantinya ini menjadi masalah besar ketika Noura menuduh Fahri memperkosanya.

Terakhir muncullah Aisha. Si mata indah yang menyihir Fahri. Sejak sebuah kejadian di metro, saat Fahri membela Islam dari tuduhan kolot dan kaku, Aisha jatuh cinta pada Fahri. Dan Fahri juga tidak bisa membohongi hatinya.

Tokoh dan Penokohan

Fahri bin Abdullah Shiddiq : Mahasiswa yang sedang menyelesaikan studi S2-nya di Universitas tertua di dunia, Al-Azhar. Seorang pemuda bersahaja yang memegang teguh prinsip hidup dan kehormatannya. Cerdas dan simpatik hingga membuat beberapa gadis jatuh hati. Dihadapkan pada kejutan-kejutan menarik atas pilihan hatinya. Peran Fahri dalam film ini dimainkan oleh Fedi Nuril.

Aisha Greimas : Mahasiswi asing bercadar keturunan Jerman dan Turki, cerdas, cantik dan kaya raya. Latar belakang keluarganya yang berliku mempertemukan dirinya dengan Fahri. Dalam film ini, Aisha diperankan oleh Rianti Cartwright.

Maria Girgis : Gadis non islam yang jatuh cinta pada Islam. Ia sangat mencintai Fahri, namun cintanya hanya diungkapkannya lewat diarinya yang selanjutnya membuat dia menderita karena cinta itu. Tokoh Maria diperankan oleh Carissa Puteri.

Noura Bahadur : Siksa telah menjadi bagian dalam hidupnya. Janin yang dikandungnya menjadikannya terobsesi pada Fahri untuk menjadi ayah dari calon bayinya. Zaskia Adya Mecca memerankan tokoh Noura dalam film ini.

Nurul Azkiya binti Ja'far Abdur Razaq : Anak kyai besar di Jawa Timur. Dengan aura yang menenangkan, kecerdasan dan kualitasnya menyatukan segala kelebihannya, dia sangat percaya diri untuk meminang Fahri sebagai suaminya. Peran ini dimainkan oleh Melanie Putria.

3. Habibie dan Ainun

Mengenai Film Habibie dan Ainun


Habibie & Ainun adalah film drama Indonesia yang dirilis pada tanggal 20 Desember 2012. Film ini dibintangi oleh Reza Rahardian, Bunga Citra Lestari dan Tio Pakusadewo. Pada peluncurannya, film ini disaksikan oleh Presiden Republik Indonesia ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono, didampingi oleh Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta ke-16, Joko Widodo, dan oleh tokoh utama film ini sendiri, Presiden Republik Indonesia ke-3, Bacharuddin Jusuf Habibie. Film ini diangkat dari memoir yang ditulis Habibie mengenai mendiang istrinya, Hasri Ainun Habibie, dalam buku Habibie dan Ainun.

Sinopsis Film Habibie dan Ainun

Rudy Habibie seorang genius ahli pesawat terbang yang punya mimpi besar: berbakti kepada bangsa Indonesia dengan membuat pesawat terbang untuk menyatukan Indonesia. Sedangkan Ainun adalah seorang dokter muda cerdas yang dengan jalur karier terbuka lebar untuknya.

Pada tahun 1962, dua kawan SMP ini bertemu lagi di Bandung. Habibie jatuh cinta seketika pada Ainun yang baginya semanis gula. Tapi Ainun, dia tak hanya jatuh cinta, dia iman pada visi dan mimpi Habibie. Mereka menikah dan terbang ke Jerman.


Punya mimpi tak akan pernah mudah. Habibie dan Ainun tahu itu. Cinta mereka terbangun dalam perjalanan mewujudkan mimpi. Dinginnya salju Jerman, pengorbanan, rasa sakit, kesendirian serta godaan harta dan kuasa saat mereka kembali ke Indonesia mengiringi perjalanan dua hidup menjadi satu.

Bagi Habibie, Ainun adalah segalanya. Ainun adalah mata untuk melihat hidupnya. Bagi Ainun, Habibie adalah segalanya, pengisi kasih dalam hidupnya. Namun setiap kisah mempunyai akhir, setiap mimpi mempunyai batas

Tokoh
  1. Reza Rahardian - Habibie
  2. Bunga Citra Lestari - Ainun Habibie
  3. Tio Pakusadewo - H. M Soeharto
  4. Ratna Riantiarno - R.A. Tuti Marini Puspowardojo (Ibu Habibie)
  5. Mike Lucock - Ilham Akbar Habibie (Anak Habibie)
  6. Christoffer Nelwan - Thareq Kemal Habibie (Anak Habibie)
  7. Vitta Mariana - dr. Arlis Reksoprodjo (sahabat Ainun)
  8. Esa Sigit - Habibie muda
  9. Marsha Natika - Ainun muda
  10. Bayu Oktara - Fanny Habibie
  11. Hanung Bramantyo - Sumohadi

4. Radit dan Jani

Mengenai film Radit dan Jani

Radit dan Jani merupakan sebuah film Indonesia yang dirilis pada tahun 2008. Film yang disutradarai oleh Upi Avianto ini dibintangi antara lain oleh Vino Bastian dan Fahrani. Tayangan perdananya pada 24 Januari 2008.

Sinopsis Film Radit dan Jani


Radit dan Jani (panggilan Anjani) adalah pasangan muda yang nekat menikah walau mendapat tentangan dari orang tua Jani. Tanpa bekal uang dan pekerjaan tetap, kehidupan yang keras harus mereka jalani. Apalagi ketergantungan Radit terhadap obat-obatan terlarang membuat langkah mereka semakin berat. Namun, kekuatan cinta mereka membuat semua kepahitan hidup tidak terasa.

Pada suatu hari, Jani mendapati dirinya hamil. Mereka pun terbangunkan oleh kenyataan, bahwa hidup mereka harus berubah. Radit berusaha keras untuk mendapatkan penghasilan tetap dan berhenti menggunakan narkoba, agar ia bisa membahagiakan Jani dan memberi masa depan kepada anak mereka.

5. Dilan

Mengenai Film Dilan


Dilan 1990 merupakan film drama Indonesia tahun 2018. Diangkat dari novel dengan judul Dia adalah Dilanku Tahun 1990 karya Pidi Baiq. Film ini dibintangi oleh Iqbaal Ramadhan dan Vanesha Prescilla.

Film produksi Falcon Pictures dan Max Pictures itu mulai diproduksi pada 26 Juli 2017. Pengambilan gambar berlangsung di dua kota, yakni Bandung dan Jakarta. 

Sinopsis Film Dilan

Milea (Vanesha Prescilla) bertemu dengan Dilan (Iqbaal Ramadhan) di sebuah SMA di Bandung. Itu adalah tahun 1990, saat Milea pindah dari Jakarta ke Bandung. Perkenalan yang tidak biasa kemudian membawa Milea mulai mengenal keunikan Dilan lebih jauh. Dilan yang pintar, baik hati dan romantis... semua dengan caranya sendiri. Cara Dilan mendekati Milea tidak sama dengan teman-teman lelakinya yang lain, bahkan Beni, pacar Milea di Jakarta. 


Bahkan cara berbicara Dilan yang terdengar kaku, lambat laun justru membuat Milea kerap merindukannya jika sehari saja ia tak mendengar suara itu. Perjalanan hubungan mereka tak selalu mulus. Beni, gank motor, tawuran, Anhar, Kang Adi, semua mewarnai perjalanan itu. Dan Dilan... dengan caranya sendiri...selalu bisa membuat Milea percaya ia bisa tiba di tujuan dengan selamat. Tujuan dari perjalanan ini. Perjalanan mereka berdua. Katanya, dunia SMA adalah dunia paling indah. Dunia Milea dan Dilan satu tingkat lebih indah daripada itu.

Tokoh 
  1. Iqbaal Ramadhan sebagai Dilan
  2. Vanesha Prescilla sebagai Milea
  3. Yoriko Angeline sebagai Wati
  4. Gusti Rayhan sebagai Akew
  5. Zulfa Maharani Putri sebagai Rani
  6. Giulio Parengkuan sebagai Anhar
  7. Ira Wibowo sebagai Bunda Dilan
  8. Happy Salma sebagai Ibu Milea
  9. Muhammad Farhan sebagai Ayah Milea
  10. Ribka Uli sebagai Susi
  11. Andryos Aryanto sebagai Nandan
  12. Tike Priatnakusumah sebagai Bi Eem
  13. Omara Esteghal sebagai Piyan
  14. Ridwan Kamil sebagai Guru
  15. Brandon Salim sebagai Beni
  16. Refal Hady sebagai Kang Adi
  17. Adhisty Zara sebagai Disa
  18. Teuku Rifnu Wikana sebagai Suripto
  19. Moira Tabina Zayn sebagai Airin


Artikel akan selalu kami update!

0 Response to "5+ Film Indonesia Bergenre Romantis Paling Terbaik Sepanjang Masa"

Post a Comment

Jika ada yang masih kurang jelas, silahkan untuk bertanya pada kolom komentar di bawah ini.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel